Pengertian
Ekologi
Ekologi adalah
cabang sains yang mengkaji habitat dan interaksi di antara benda
hidup dengan alam sekitar. Perkataan ini
dicipta oleh pakar biologi Jerman
dan pengikut Darwin pada tahun 1866 Ernst Haeckel dari perkataan
Greek (oikos beerti " rumah" dan logos beerti
"sains").
Kini, istilah
ekologi ini telah digunakan secara meluas dan merujuk kepada kajian
saling hubungan antara organisma dengan persekitaran dan juga saling
hubungan di kalangan kumpulan organisma itu sendiri.
Alam sekeliling
merangkumi kedua persekitaran abiotik -- benda
bukan hidup seperti cuaca dan geologi -- dan
persekitaran biotik -- benda
hidup seperti tumbuhan
dan haiwan.
Kebanyakan penyelidikan ekologi menumpu kepada taburan dan jumlah
organisma
dan bagaimana ini mempengaruhi ciri dan sifat alam sekitar; pengaruh
organisma
terhadap alam sekitar, dan pengaruh alam sekitar terhadap organisma
tersebut.
Ruang Lingkup Ekologi
Ruang
lingkup ekologi meliputi beberapa unit dalam spektrum biologi.
Unit-unit lingkup ekologi tersebut berturut-turut dari kecil ke besar
adalah :
Protoplasma
Protoplasma
adalah zat hidup dari sel dan terdiri dari senyawa organic yang
kompleks seperti lemak,protein dll
Sel
Sel
adalah satuan dasar organisme yang terdiri dari inti dan protoplasma
Jaringan
Jaringan
adalah sekumpulan dari bermacam-macam sel yang mmpunyai bentuk dan
fungsi yang sama. Contoh;jaringan otot dn jaringan ikat
Organ
Organ
adalah alat tubuh yang merpakanbagian dai organisme da mmpunyai
fungsi tertentu. Contoh:telinga,hidung dan ginjal
Sistem
organ
System
organ adalah erja dama antar organ ydehingga dapat mnjalankan fungsi
tertentu.Contoh kerjasama antara
mulut-faring-larink-esofagus-lambung-usus halus-usus besar dan anus
membentuk suatu system.Yaitu system pencernaan
Individu
Individu
adalah satuan makhluk hidup dari satu jenis (spesies) tertentu.
Misalnya satu tumbuhan rumput, seekor belalang, seekor burung puyuh,
atau seekor ular.
Populasi
Populasi
adalah sekelompok individu sejenis pada suatu tempat dan waktu
tertentu. Misalnya populasi rumput, populasi belalang, populasi puyuh
atau populasi ular.
Komunitas
Komunitas
adalah sekelompok makhluk hidup yang terdiri atas berbagai populasi
yang saling berinteraksi sesamanya pada suatu tempat dan waktu
tertentu. Misalnya:
- Komunitas padang rumput meliputi populasi rumput, populasi belalang, populasi burung puyuh, populasi ular.
- Komunitas kolam meliputi populasi ganggang, populasi siput, populasi ikan tertentu.
Ekosistem
Ekosistem
adalah suatu kondisi hubungan interaksi (timbal balik) atau
interdepensi (saling ketergantungan) baik di dalam lingkungan biotik
(komunitas) maupun antara komunitas dan lingkungan abiotiknya (fisik
dan kimiawi) pada suatu tempat dan waktu tertentu. Misalnya ekosistem
kolam, ekosistem pantai, ekosistem hutan rawa gambut.
Tempat
ekosistem di lapisan bumi disebut biosfer.
Tempat
hidup suatu organisme disebut habitat.
Posisi
atau status suatu organisme dalam suatu komunitas dan ekosistem
tertentu yang merupakan akibat adaptasi morfologi, fisiologi serta
perilaku spesifik dari organisme itu disebut relung (niche). Secara
biologis dapat dikatakan bahwa relung adalah profesi organisme dalam
lingkungan hidupnya.
Ada
dua macam habitat organisme, yaitu:
- Habitat daratan atau ekosistem darat (terestrial)
- Habitat perairan atau ekosistem perairan (aquatik)
Bioma
Bioma
adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di suatu lokasi
geografis tertentu. Bioma terbagi menjadi beberapa jenis, ditentukan
oleh curah hujan dan intensitas cahaya mataharinya.
Berikut ini
adalah pembagian bioma:
- Bioma tundra
Tundra
adalah suatu area dimana pertumbuhan pohon terhambat dengan rendahnya
suhu lingkungan sekitar karena itu disebut daerah tanpa pohon. Pada
area ini, mayoritas tumbuhan yang hidup biasanya berupa lumut,
rerumputan,.Tundra biasanya hidup di daerah dingin.
Terdapat
diwilayah utara dan terdapat dipuncak gunung yang tinggi. Iklim kutub
dengan musim dingiin yang panjang serta gelap dan musim panas yang
panjang dan terang terus menerus.
- Bioma taiga/hutan conifer
Taiga
adalah hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus,
dan sejenisnya.[1] Semak dan tumbuhan basah sedikit sekali, sedangkan
hewannya antara lain moose, beruang hitam, beruang, rubah, serigala,
ajag, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada musim
gugur.[1][2] Taiga banyak ditemukan di belahan bumi utara, misalnya
di wilayah negara Rusia dan Kanada.[2] Bioma Taiga merupakan bioma
terluas dari bioma-boma lain yang ada di bumi.[2] Ciri-ciri taiga
yaitu mempunyai musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau
yang panas dan sangat singkat yaitu berlangsung selama 1-3
bulan.[2][3] Kemudian selama musim dingin, air tanah berubah menjadi
es dan mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.[2] Jenis tumbuhan
yang hidup sangat sedikit, biasanya hanya terdiri dari dua atau tiga
jenis tumbuhan.[2]
Pohon-pohon di
daerah taiga mempunyai daun yang terbentuk seperti jarum dan
mempunyai zat lilin dibagian luarnya sehingga tahan terhadap
kekeringan.[2] Contoh jenis-jenis tumbuhan konifer tersebut adalah
alder, birch, jumper, dan spruce.
[2] Kondisi tersebut menyebabkan hanya sedikit hewan yang dapat hidup
di daerah taiga.[2]
- Bioma padang gurun
Dalam istilah
geografi, gurun,
padang gurun
atau padang pasir
adalah suatu daerah yang menerima curah hujan yang sedikit - kurang
dari 250 mm per tahun. Gurun dianggap memiliki kemampuan kecil untuk
mendukung kehidupan. Jika dibandingkan dengan wilayah yang lebih
basah hal ini mungkin benar, walaupun jika diamati secara seksama,
gurun sering kali memiliki kehidupan yang biasanya tersembunyi
(khususnya pada siang hari) untuk mempertahankan cairan tubuh. Kurang
lebih sepertiga wilayah bumi adalah berbentuk gurun.
Bentang gurun
memiliki beberapa ciri umum. Gurun sebagian besar terdiri dari
permukaan batu karang. Bukit pasir yang disebut erg dan permukaan
berbatu merupakan bagian pembentuk lain dari gurun.
Gurun kadang
memiliki kandungan cadangan mineral berharga yang terbentuk di
lingkungan kering (bahasa Inggris: 'arid')
atau terpapar oleh erosi. Keringnya wilayah gurun menjadikannya
tempat yang ideal untuk pengawetan benda-benda peninggalan sejarah
serta fosil
- Bioma padang rumput
Sebuah padang
rumput merupakan lapangan yang dipenuhi oleh rumput
dan tanaman tak berkayu. Dipotong untuk jerami atau dimakan oleh
ternak, domba atau kambing.
- Bioma hutan gugur,
Tumbuhan
peluruh atau tumbuhan
gugur merupakan sebutan bagi tumbuhan, terutama
pepohonan, yang menggugurkan daun-daunnya pada musim atau keadaan
iklim tertentu. Tumbuhan peluruh dapat mendominasi suatu vegetasi
(penutup permukaan bumi) dan membentuk bioma hutan
peluruh atau hutan
gugur.
Di daerah
beriklim sedang, seperti di Eropa bagian Tengah, tumbuhan peluruh
menggugurkan daunnya pada musim gugur (nama musim ini diambil dari
ciri khas hutan-hutan demikian), di saat suhu udara rata-rata
menurun. Perubahan warna daun akibat perombakan klorofil terjadi
hampir serentak sehingga warna hutan menjadi kuning, merah, atau
coklat akibat warna dedaunan yang mengering. Suhu yang meningkat di
penghujung musim dingin akan memicu munculnya daun-daun baru,
seringkali diawali dengan bermunculannya bunga terlebih dahulu.
Di daerah
tropika dengan musim kering yang jelas, pepohonan menggugurkan
daunnya di saat curah hujan berkurang. Pengguguran ini dapat sebagian
maupun seluruhnya. Jati, misalnya, akan menggugurkan semua daunnya.
Pengguguran daun akan mengurangi transpirasi di musim kemarau dan
dianggap sebagai mekanisme penghematan energi.
- Bioma hutan hujan tropis
Hutan
hujan tropika atau sering juga ditulis sebagai hutan
hujan tropis adalah bioma berupa hutan yang selalu
basah atau lembap, yang dapat ditemui di wilayah sekitar
khatulistiwa; yakni kurang lebih pada lintang 0°–10° ke utara dan
ke selatan garis khatulistiwa. Hutan-hutan ini didapati di Asia,
Australia, Afrika, Amerika Selatan, Amerika Tengah, Meksiko dan
Kepulauan Pasifik. Dalam peristilahan bahasa Inggris, formasi hutan
ini dikenal sebagai lowland equatorial evergreen rainforest,
tropical lowland evergreen rainforest, atau secara ringkas
disebut tropical rainforest.
Hutan hujan
tropika merupakan rumah untuk setengah spesies flora dan fauna di
seluruh dunia.[1] Hutan hujan tropis juga dijuluki sebagai "farmasi
terbesar dunia" karena hampir 1/4 obat modern berasal dari
tumbuhan di hutan hujan ini.[2]
Biosfer adalah bagian luar dari planet
Bumi, mencakup udara,
daratan,
dan air,
yang memungkinkan kehidupan
dan proses biotik
berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi,
biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk
hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur
litosfer
(batuan), hidrosfer
(air), dan atmosfer
(udara) Bumi. Bumi
hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang
mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama
sekitar 3,5 miliar tahun dari 4,5 miliar tahun usia Bumi.
Sel dan Strukturnya
Sel adalah
bagian terkecil dari organisme .
Menurut adanya
membrane,sldibagi maenjadi dua yaitu prokariot dan eukariot
1.sel prokariot
yaitu sel yang tidak memilaki membran inti.Contohnya bakteri
2.Sel eukariot
yaitu sel yang mempunyai membran inti.Contohnya
manusia,hewan,tumbuhan ,protista dan fungi
Secara anatomis
sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Selaput Plasma
(Membran Plasma atau Plasmalemma).
2. Sitoplasma dan Organel Sel.
3. Inti Sel (Nukleus).
2. Sitoplasma dan Organel Sel.
3. Inti Sel (Nukleus).
1. Selaput
Plasma (Plasmalemma)
Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein).
Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah:Protein – Lipid – Protein Þ Trilaminer Layer
Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein).
Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah:Protein – Lipid – Protein Þ Trilaminer Layer
Lemak bersifat
Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat
Hidrofilik (larut dalam air); oleh karena itu selaput plasma bersifat
Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton).
Selektif
permeabel berarti hanya dapat memasukkan di lewati molekul tertentu
saja.
Fungsi dari
selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel
yang satu ke sel yang lain.
Khusus pada sel
tumbahan, selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur
lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel
(Cell Wall).
Dinding sel
tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa, di antara kedua lapisan
selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle
Lamel) yang dapat terisi oleh zat-zat penguat seperti Lignin,
Chitine, Pektin, Suberine dan lain-lain. Selain itu pada dinding sel
tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Pada
Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut
Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada
hewan.
2. Sitoplasma
dan Organel Sel.
Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel.
Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel.Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).
Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma), sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel.
Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%), berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel.Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).
Organel Sel
tersebut antara lain :
a. Retikulum
Endoplasma (RE.)Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara
di inti sel.
Dikenal dua jenis RE yaitu :• RE. Granuler (Rough E.R)• RE. Agranuler (Smooth E.R)
Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
Dikenal dua jenis RE yaitu :• RE. Granuler (Rough E.R)• RE. Agranuler (Smooth E.R)
Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
b. Ribosom
(Ergastoplasma), Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua
partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada
pula yang soliter. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang
tersuspensi di dalam sel.
Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein.Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein.Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
c. Miitokondria
(The Power House), Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai
dua lapis membran.Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan
KristaFungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang
menghasilkan banyak ATP (energi) ; karena itu mitokondria diberi
julukan “The Power House”.
d. Lisosom,
Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim
pencernaan seluler. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym.
e. Badan Golgi
(Apparatus Golgi = Diktiosom) Organel ini dihubungkan dengan fungsi
ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan
mikroskop cahaya biasa. Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh
yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.
f. Sentrosom
(Sentriol) Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan
sel (Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom bertindak sebagai benda kutub
dalam mitosis dan meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan
menggunakan mikroskop elektron.
g. Plastida
Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa.
Dikenal tiga jenis plastida yaitu :
Dikenal tiga jenis plastida yaitu :
1. Lekoplas
(plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan),terdiri
dari:
• Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan,• Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak).• Proteoplas (untuk menyimpan protein).
2. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
3. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :• Karotin (kuning)• Fikodanin (biru)• Fikosantin (kuning)• Fikoeritrin (merah)
• Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan,• Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak).• Proteoplas (untuk menyimpan protein).
2. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
3. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :• Karotin (kuning)• Fikodanin (biru)• Fikosantin (kuning)• Fikoeritrin (merah)
h. Vakuola
(RonggaSel) Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel
sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput
pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut TonoplasVakuola
berisi :• garam-garam organik• glikosida• tanin (zat penyamak)•
minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati, Roseine pada mawar
Zingiberine pada jahe)• alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin,
Likopersin dan lain-lain)• enzim• butir-butir patiPada boberapa
spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil.
i. Mikrotubulus
Berbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan
bentuk sel dan sebagai “rangka sel”. Contoh organel ini antara
lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus
berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia.
j.
MikrofilamenSeperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Terbentuk dari
komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot).
Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.k. Peroksisom (Badan
Mikro) Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa
berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase
dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).
3. Inti Sel
(Nukleus)Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu :• Selapue Inti
(Karioteka)• Nukleoplasma (Kariolimfa)• Kromatin / Kromosom •
Nukleolus(anak inti).Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita
mengenal 2 penggolongan sel yaitu :• Sel Prokariotik (sel yang
tidak memiliki selaput inti), misalnya dijumpaipada bakteri, ganggang
biru.• Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti).
Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.
Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar